HOME

Kamis, 04 Desember 2014

apa itu ABS,EBD dan BA ???

Apa itu arti rem ABS, EBD dan BA pada mobil, Sistem kontrol rem (ABS dengan EBD dan brake assist) mempunyai fungsi berikut: 

Fungsi ABS (Anti - lock Brake System)
 
ABS membantu mencegah roda terkunci ketika rem digunakan secara kuat atau ketika mengerem di atas permukaan jalan yang licin. 

Fungsi dan Arti EBD (Electronic Brake force Distribution) 
EBD mengontrol pemakaian ABS, merealisasikan distribusi gaya pengereman secara benar antara roda depan dan roda belakang sesuai dengan kondisi pengendaraan. Sebagai tambahan, pada saat pengereman di belokan, EBD juga mengontrol gaya pengereman pada roda kanan dan roda kiri, membantu untuk menjaga tingkah laku kendaraan. 

Fungsi Brake Assist (Tipe Mekanik)
 
Tujuan utama Brake Assist adalah untuk menyediakan tekanan rem bantuan untuk membantu pengemudi yang tidak dapat menghasilkan tekanan remyang cukup besar selama pengereman mendadak, dengan demikian akan membantu memaksimalkan kinerja rem kendaraan. 
Diagram sistem rem abs dengan ebd
Catatan: Ketika sistem kontrol rem (kecuali Brake Assist) diaktifkan, pedal rem dapat bergetar, yang mana hal ini adalah kejadian normal pada sistem selagi bekerja dan tidak dianggap sebagai malfungsi. 

Prinsip Kerja EBD Distribusi Gaya Pengereman Roda Depan/Belakang 
Konsep pemakaian EBD
Bila pengereman dipakai selagi kendaraan bergerak lurus ke depan, perpindahan beban mengurangi bobot yang dipakai roda belakang. 

ECU skid control menentukan kondisi ini melalui sinyal dari sensor kecepatan, dan aktuator rem mengatur distribusi gaya pengereman roda belakang untuk pengontrolan secara optimal. 

Sebagai salah satu contohnya, sejumlah besar gaya pengereman yang terjadi pada roda belakang selama pengereman yang bervariasi bergantung pada apakah kendaraan bermuatan atau tidak. Sejumlah besar gaya pengereman yang terjadi pada roda belakang juga bervariasi sesuai dengan perpanjangan deselerasi. 

Sehingga, distribusi gaya pengereman ke belakang dikontrol secara optimal agar penggunaan gaya pengereman roda belakang lebih efektif.

Distribusi Gaya Pengereman Roda Kanan/Kiri (Selagi Pengereman di Tikungan) 
Pengereman saat mobil belok

Bila rem dipakai selagi kendaraan menikung, beban yang dipakai roda bagian dalam berkurang sejalan beban ke roda bagian luar bertambah. ECU skid control menentukan kondisi ini dengan cara menerima sinyal dari sensor kecepatan, dan aktuator rem mengatur gaya pengereman agar dapat mengendalikan secara optimal distribusi gaya pengereman ke roda bagian dalam dan roda bagian luar. 

Garis Besar Brake Assist (Tipe Mekanik)
Brake Assist dikombinasikan dengan ABS membantu meyakinkan kinerja pengereman kendaraan. Brake Assist memperkirakan dorongan cepat ke pedal rem sebagai pengereman darurat dan gaya pengereman tambahan dipakai bila pengemudi tidak cukup kuat menginjak pedal rem. 

Dalam keadaan darurat, terutama pengemudi yang kurang pengalaman, sering panik dan tidak menginjak pedal rem dengan cukup keras. Fitur kunci dari Brake Assist merupakan timing dan tingkat bantuan pengereman yang dibuat untuk membantu meyakinkan pengemudi yang tidak melihat sesuatu yang tidak biasa tentang operasi pengereman. 

Bila pengemudi sengaja mengurangi tekanan pedal rem, sistem akan mengurangi jumlah bantuan yang diberikan. Brake Assist tipe mekanik menggunakan mekanisme bantuan pengereman di booster rem unutk mengaktifkan secara mekanik fungsi booster rem agar meningkatkan gaya pengereman.

Rabu, 03 Desember 2014

SISTEM VSC ( VEHICLE STABILITY CONTROL )

 Teknologi Vehicle Stability Control (VSC)  merupakan teknologi keselamatan aktif yang dikembangkan oleh Toyota agar dapat membantu menjamin keselamatan mobil dan berguna bagi pengemudi dalam mencegah terjadinya kecelakaan karena adanya sistem ini. VSC dapat mencegah roda selip dan hilangnya traksi dengan mengurangi tenaga mesin, menerapkan gaya pengereman yang efektif pada roda.
Vehicle Stability Control | Harga Mobil Toyota Surabaya
Pada sistem penggerak roda depan atau roda belakang
Roda depan atau roda belakang dapat mengalami selip ketika kehilangan traksi dan menyebabkan melayang kearah luar dari belokan, biasanya terjadi pada saat menikung. Dengan adanya teknologi ini maka akan terjadi pengurangan kekuatan mesin ketika roda depan atau roda belakang mengalami traksi atau selip, kemudian sistem melakukan pengereman pada masing-masing roda yang membutuhkannya agar tidak terjadi selip dan mobil tetap berjalan dengan arah yang sesuai.
Teknologi ini didukung oleh Traction Control System (TRC) berfungsi untuk meningkatkan kestabilan berkendara saat melewati jalan licin atau melaju di tikungan. Namun yang lebih penting adalah kondisi kualitas ban serta teknik mengemudi yang aman dan pintar (smart driving). Vehicle Stability Control, peranti keselamatan aktif yang terdapat pada beberapa mobilToyota seperti Camry dan Corolla Altis.

SISTEM VGRS ( VARIABLE GEAR RATIOS STEERING)

Variable Gear Ratios Steering (VGRS) dapat merubah steering ratio untuk memperbaiki daya manuver di kecepatan rendah dan menjaga kendali di kecepatan tinggi. Steering ratio bervariasi dari 12.4-1 ke 18.0-1. Untuk membantu meningkatkan keselamatan, VGRS memilih steering ratio lebih tinggi bila Vehicle Stability Control (VSC) diaktifkan. Ini untuk mencegah sudut kemudi terlalu besar bila pengemudi berusaha menghindari sesuatu. 
The ability to change a vehicle’s steering ratio has many advantages. A quicker ratio (fewer turns lock-to-lock) can give a vehicle a deft feel. At high speeds, switching to a slower ratio (more turns lock-to-lock) imparts a better sense of stability. Lexus is not alone in using a computer-controlled system to change ratios, but its approach is pretty trick. Note that this type of active steering is far more involved than the variable-ratio units with rack teeth cut at differing angles; they can’t make ratio changes on the fly over the full range of lock. The more complex Lexus (and Audi) approach is essentially a gearbox built into the steering column between the steering wheel and the pinion gear. Unlike BMW’s active steering system, which employs a planetary gearbox, Lexus’s Variable Gear Ratio Steering (VGRS) uses something called a wave generator and a flexible gear. Lexus claims its system is more accurate and quicker acting than others. VGRS can be found on the LS sedanthe LX SUV, and the new GS F Sport. We sliced into the unit to get an idea of  how it works and because we wanted to find out what a wave generator is.

Translate